Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 6 Bulan

Tahap perkembangan janin usia 6 bulan merupakan saat yang menggembirakan bagi Anda sekeluarga. Bagaimana tidak? Anda sudah bisa berinteraksi dengan bayi di dalam perut Anda melalui sentuhan atau suara.

Biasanya, bayi akan merespons dengan gerakan. Namun, berhati-hatilah, karena suara kencang atau bunyi musik tertentu bisa membuat bayi melakukan lonjakan atau tendangan kecil. Berat badan bayi pada umumnya di minggu ini sekitar 0,6 kilogram, dengan panjang badan kira-kira 34,6 cm.

Berikut merupakan rincian apa yang akan terjadi dengan bayi di dalam perut Anda, sesuai dengan urutan minggunya:

Minggu 25

Bayi di minggu 25 ini mengalami banyak kejadian. Kelopak mata bayi mulai dapat terbuka dan tak lama lagi akan bisa berkedip. Kulit yang awalnya terlihat keriput sekarang mulai menjadi halus. Badan yang semula kurus kini memiliki lemak di bawah kulitnya, sebagaimana wujud bayi sebenarnya.

Rambut bayi pun mulai tumbuh dan bayi mulai bisa membuang urine ke dalam kantung ketuban secara teratur. Bayi juga mulai bisa mengalami cegukan, dan Anda sendiri juga bisa merasakannya.

Di minggu 25 ini, detak jantung bayi mengalami perlambatan menjadi 140 denyut per menit. Di sisi lain, otak, sistem pencernaan, dan jantung bayi mulai terbentuk walau belum sempurna.

Minggu 26

Di fase minggu ini, mata bayi sudah terbuka sepenuhnya dan sudah mulai bisa bernapas sedikit demi sedikit untuk siap lahir ke dunia. Berkaitan dengan mata, saraf penglihatannya mulai bekerja dan merespons cahaya. Walau tidak terlihat, ketika Anda mencoba menyoroti perut dengan sinar senter misalnya, bayi Anda akan berusaha memalingkan wajahnya.

Memiliki berat sekitar 760 gram dan panjang badan kurang lebih 36 cm, bayi sudah dapat mendengar suara ketika Anda berbicara dengan orang lain. Secara khusus, bila bayi Anda dideteksi laki-laki, bagian buah zakarnya mulai turun mendekati skrotum.

Minggu 27

Semakin bertambah minggu, bayi Anda beratnya pun bertambah kira-kira 875 gram dengan panjang lebih dari 36 cm. Kelopak mata sudah dapat menutup dan membuka. Di minggu ini, bayi akan lebih sering mengalami cegukan.

Bayi Anda juga sudah mempunyai jadwal tidur sendiri. Jadi, bayi Anda tidur dan bangun di waktu yang hampir sama. Walaupun jadwal tidurnya tidak selalu sama dengan Anda. Bahkan, para ahli menemukan fakta bahwa bayi sudah mulai bermimpi sejak minggu 27 ini.

Minggu 28

Bila di minggu lalu, bayi Anda baru bisa membuka dan menutup mata, di minggu 28 ini, dia sudah bisa mengedipkan mata. Matanya pun sudah tumbuh bulu matanya.

Memiliki berat badan sekitar 1 kg dan panjang kurang lebih 38 cm, lapisan lemak dan tulang bayi makin lama makin berkembang, sekaligus jaringan dalam otaknya terus berkembang pesat.

Apa yang Terjadi pada Ibu?

Ada beberapa hal yang akan sering Anda rasakan ketika usia kehamilan menginjak bulan ke-6. Berikut rincian dan cara mengatasinya:

  1. Kram kaki

Anda bisa meminimalisasi kram kaki dengan cara:

  • Mengurangi waktu berdiri dan banyak istirahat ketika sudah merasa lelah
  • Merendam kaki di air hangat
  • Banyak minum air putih
  • Ganjal kaki ketika sedang duduk
  • Banyak berbaring ke kiri dengan kaki diganjal ketika sedang tidur
  1. Insomnia

Bila Anda mengalami insomnia, Anda bisa coba meningkatkan kualitas tidur dengan cara sebagai berikut:

  • Memperbanyak konsumsi air pada saat pagi dan siang hari
  • Tidur lebih banyak miring ke kiri
  • Atur suasana kamar agar terasa lebih nyaman untuk tidur
  1. Konstipasi

Sembelit atau konstipasi selama kehamilan bisa Anda cegah dengan cara:

  • Perbanyak konsumsi air putih
  • Perbanyak makan buah dan makanan berserat
  • Rutinkan ke toilet
  • Olahraga rutin sekitar 30 menit, antara 3-5 kali seminggu
  • Ketika merasa BAB, menyegerakannya

Sebagai penutup, Anda disarankan untuk memeriksakan kandungan ke dokter setiap bulan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *