Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 4 Bulan

Menanti kehadiran si kecil di tengah kehidupan rumah tangga bersama pasangan memang sangat menyenangkan. Anda pasti sudah memikirkan banyak hal yang perlu disiapkan ketika sang buah hati lahir ke dunia, mulai dari nama, perlengkapan bayi, hingga bayangan tentang masa depannya.

Hal tersebut memang sah-sah saja dilakukan, tapi ada baiknya jika Anda tak hanya fokus pada periode pasca kelahiran, tapi juga menaruh perhatian pada momen-momen di masa kehamilan. Tahapan-tahapan perkembangan si kecil di dalam rahim dapat diikuti secara seksama mulai dari bulan pertama hingga Ia lahir.

Pada kesempatan kali ini, kita akan mengulas tentang perkembangan janin pada usia 4 bulan. Apa saja peristiwa penting yang terjadi pada rentang waktu tersebut?

  1. Pertumbuhan Pada Jaringan Kulit Kepala dan Rambut

Di minggu pertama bulan keempat, janin akan mulai memiliki kulit kepala dengan beberapa helai rambut yang tumbuh. Jumlah rambut ini berbeda-beda antar anak. Menariknya, bayi juga akan menumbuhkan beberapa rambut pada bagian tubuhnya untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat. Tak perlu cemas, rambut pada tubuh bayi akan hilang dengan sendirinya sebelum sang bayi lahir.

  1. Mulai Bergerak

Di usia awal trimester kedua, janin memiliki ukuran sebesar buah jeruk. Bentuknya yang mulai membesar juga disertai dengan kemampuan saraf untuk menggerakkan jemari dan kakinya. Meski belum terasa kuat, tapi pada periode ini janin sudah dapat membuat gerakan-gerakan kecil seperti menendang, berputar, atau menekuk tubuh.

  1. Sensitif Terhadap Sentuhan atau Rangsangan dari Luar

Pada minggu ke 16, bayi akan mulai responsif terhadap rangsangan dari luar rahim seperti sentuhan, belaian, atau bahkan suara. Si kecil dapat mulai menggeliat sebagai respons pada rangsangan dari luar rahim. Menakjubkan bukan?

  1. Tembus Pandang

Kondisi kulit bayi pada usia 4 bulan dalam kandungan sangat tipis sehingga terlihat tembus pandang. Jaringan kulit ini terdiri dari lapisan lemak tubuh yang masih sedikit. Seiring dengan proses ini, bayi juga akan mulai berlatih untuk menelan dan menghisap melalui kontraksi pada otot-otot mulut dan rahang.

  1. Peningkatan Kinerja Jantung

Di akhir bulan keempat, jantung bayi biasanya mengalami peningkatan kinerja sebagai dampak dari proses perkembangan fisiologis yang dialaminya. Jika pada bulan kedua dan ketiga jantung sang jabang bayi berdetak dengan tempo 60-100 denyutan permenit, di buan keempat organ tersebut dapat berdetak hingga 150 denyutan setiap menitnya. Bunyi detak jantung sang buah hati biasanya dapat Anda dengarkan melalui alat Doppler yang tersedia di tempat dokter kandungan atau bidan.

Itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan terkait dengan perkembangan janin di usia 4 bulan. Tak hanya terjadi perubahan pada sang jabang bayi, pada bulan keempat masa kehamilan, sang Ibu juga biasanya mulai merasakan gejala kehamilan yang berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya seperti:

  • Muncul varises pada kaki
  • Sakit kepala saat bergerak terlalu cepat
  • Beberapa Ibu diketahui mulai tidak merasa mual pada bulan keempat
  • Frekuensi buang air kecil berkurang
  • Selera makan bertambah, mudah lapar

Jika gejala-gejala tersebut terjadi pada sang Ibu dalam batasan yang normal, maka sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun apabila gejala-gejala yang muncul mulai mengganggu aktivitas sehari-hari dan disertai dengan tanda-tanda lain yang nampak berbahaya seperti mimisan, gusi berdarah, dan pingsan, maka sebaiknya segera hubungi dokter spesialis kandungan untuk berkonsultasi lebih lanjut dan mencari solusi terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *