Keuntungan Apabila Melakukan USG Secara Rutin

Ultrasonografi atau USG identik dengan pemeriksaan janin dalam kandungan. USG merupakan suatu tes pemeriksaan yang digunakan untuk mengetahui kondisi organ dalam tubuh. Alat USG bekerja memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi. Biasanya, pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter kandungan untuk memantau perkembangan janin dari bulan ke bulan.

Sebelum mengetahui dan membaca lebih lanjut tentang Keuntungan Melakukan USG secara rutin berikut, anda juga bisa menyimak artikel sebelumnya tentang Efek samping yang ditimbulkan dari USG  untuk menambah referensi.

Secara ringkas, begini cara kerjanya. Pertama, bagian tubuh yang hendak diperiksa perlu diolesi gel lebih dulu. Lalu, dokter menggunakan stik pengontrol yang disebut transduser di atas bagian tubuh tersebut. Stik ini rupanya memancarkan gelombang suara berfrekuensi tinggi ke organ dan cairan dalam tubuh di area itu. Gelombang suara ini lalu memantul lagi dalam bentuk sinyal listrik ke mesin. Mesin mencitrakan sinyal tersebut dalam rupa gambar pada layar monitor.

Untuk jaringan padat seperti tulang, Anda akan melihat gambar putih pada layar. Jaringan lunak seperti jantung ataupun janin, tampil di layar dengan warna hitam. USG juga mencitrakan langsung kondisi organ dalam tubuh. Maka, saat Anda melakukan USG kehamilan, Anda bisa melihat dengan jelas beberapa bagian tubuh dan gerakan janin.

keuntungan USG rutin

USG Rutin untuk Pengecekan Kehamilan

Dilansir dari laman HelloSEHAT[1], USG ternyata tidak melulu digunakan untuk mengetahui perkembangan janin semata. Dokter juga mengandalkan USG guna mendeteksi masalah kesehatan lain, khususnya terkait organ-organ dalam tubuh. Pemeriksaan ini pun tidak terbatas pada usia pasien. USG bisa dilakukan jika dokter merasa hal itu perlu, demi penegakan diagnosis yang tepat.

Namun, pemeriksaan USG secara berkala memang diperlukan untuk ibu hamil[2]. Setidaknya terdapat 7 keuntungan apabila melakukan USG secara rutin. Apa saja keuntungannya? Mari kita simak bersama.

  1. Memastikan kehamilan

Terlepas dari ciri-ciri yang dirasakan orang hamil, USG membantu memastikan usia kehamilan dan posisi embrio dalam rahim. Termasuk juga memastikan jumlah embrio dan apakah kehamilan ini termasuk kehamilan molar atau anggur. Selain itu, pemeriksaan ini juga bisa memprediksi hari perkiraan lahir (HPL).

  1. Pengecekan terhadap kondisi leher rahim, ovarium, uterus, dan plasenta

Pengecekan ini penting untuk memastikan kondisi plasenta selama masa kehamilan. Jika posisi plasenta berada di jalan lahir, ini bisa meningkatkan risiko persalinan yang membahayakan ibu dan janin.

  1. Mengetahui apakah janin berkembang atau tidak

Kehamilan dipastikan 95% berhasil jika USG bisa mendeteksi detak jantung bayi. Biasanya hal ini mulai terdeteksi pada usia 6 minggu dan semakin menguat begitu memasuki 7 minggu. Jika pada usia tersebut denyut jantung bayi tidak terdeteksi atau kurang dari 90 dpm, risiko keguguran lebih besar.

  1. Memantau perkembangan bayi dari minggu ke minggu

Meski USG dilakukan satu kali dalam satu bulan saat kontrol kandungan, perkembangan bayi dapat terlihat jelas dan terpantau. Contohnya, struktur janin, mulai dari otak, tangan, kaki, tulang belakang, dan organ lain. Bisa juga untuk mengetahui apakah ada kehamilan kembar atau hal lain yang bisa mengganggu perkembangan janin.

  1. Mendeteksi kelainan janin

Sebagai dampak dari pemantauan secara rutin, dokter bisa lekas mendeteksi apabila terjadi kelainan pada janin. Mulai dari kelainan struktural maupun kelainan organ-organ internal tubuh. Jika kelainan ini diketahui sebelum waktu persalinan, dokter bisa memberikan rekomendasi tindakan apa saja yang perlu dilakukan. Keluarga juga bisa lebih menyiapkan diri untuk berbagai kemungkinan yang harus dihadapi.

  1. Memantau kondisi cairan ketuban

Jumlah cairan ketuban dalam rahim harus terus dipantau, terutama ketika kehamilan memasuki trimester ketiga. Air ketuban yang terlalu sedikit atau terlalu banyak sama-sama berisiko pada keselamatan bayi.

  1. Memprediksi jenis kelamin

Mengetahui jenis kelamin tentu sangat penting bagi orang tua. Hal ini akan memudahkan mereka menyiapkan segala keperluan bayi dan tentu saja, bakal nama bayi. USG bisa memprediksi jenis kelamin dengan ketepatan hingga 95%. Meski ada kemungkinan meleset, ini merupakan salah satu keuntungan pemeriksaan USG yang sering dimanfaatkan oleh para orang tua.

Dari ketujuh keuntungan apabila melakukan USG secara rutin, mana yang menurut Anda dirasa paling membantu proses kehamilan? Apa pun itu, pemeriksaan ini tetap harus dilakukan untuk keperluan medis. Bukan semata karena ingin melakukan hal-hal lain di luar alasan medis.

[1] Albert Novianto. “5 Masalah Kesehatan yang Bisa Dideteksi Lewat USG.” HelloSEHAT. https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/pemeriksaan-usg-diagnosis-penyakit/ (diakses 3 Mei 2018).

[2] Hamil.co.id. “10 Manfaat USG Kehamilan Bagi Janin.” Hamil.co.id. https://hamil.co.id/kehamilan/manfaat-usg-kehamilan (diakses 3 Mei 2018).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *