Flek-Pendarahan Saat Kehamilan : Belum Tentu, Jangan Panik!

Pendarahan adalah kejadian yang paling ditakutkan bagi setiap perempuan hamil. Bagi wanita yang sedang hamil dan mendapati dirinya pendarahan mengira terjadi sesuatu yang serius pada janin. Padahal belum tentu.

Berikut yang harus anda ketahui.

pendarahan saat hamil
physioneeds

Hal itu sering terjadi pada wanita hamil. Biasanya pada trimester pertama. Sekitar 20% wanita mengalami pendarahan pada kehamilan 12 minggu pertama. Tapi kalau terjadi pada trimester kedua dan ketiga, kemungkinan besar ada komplikasi. Namun ini juga belum tentu.

Anda tidak perlu panik ketika anda mengalami flek (pendarahan ringan). Silahkan luangkan waktu anda sebentar untuk membaca forum QnA tentang topik ini : https://www.babycenter.com/400_is-it-really-common-to-bleed-during-your-first-trimester_2400716_360.bc. Disana terdapat jawaban terbaik yang dapat dipetik.

Sebuah jawaban yang menarik berdasarkan pengalaman pribadinya disana tertulis “Pekan terakhir ini, pada 11 minggu, 5 hari, saya mulai bercak darah merah dan coklat. Ini adalah kehamilan pertama saya, dan saya takut mati. Aku menelepon kantor dokter, dan mereka membuat janji untuk Senin pagi. Aku hanya tahu aku keguguran karena saya telah membaca jika Anda melihat darah merah terang maka itu bukan pertanda baik. Nah, setelah USG transvaginal, kami melihat harta karun kita aktif dan meyakinkan bahwa bayi baik-baik saja. Dokter mengatakan bahwa mereka berpikir penyebab bercak adalah dari tepi plasenta berada di leher rahim. Dia mengatakan bahwa sebagai rahim tumbuh plasenta akan memiliki lebih banyak ruang, dan bahwa pendarahan akan pergi. Aku pergi ke dokter pasti saya mengalami keguguran dan datang pergi begitu lega. Saya akan mendorong orang lain untuk juga memanggil dokter jika bercak / perdarahan terjadi, tapi ingat bahwa tubuh wanita adalah unik untuk dia dan bahwa ada banyak alasan, yang dikenal dan tidak dikenal, mengapa perdarahan dapat terjadi dan bahwa itu tidak selalu pertanda buruk.”

Pendarahan ringan atau bercak yang keluar memang tak selalu pertanda buruk, tapi bisa jadi adalah sesuatu yang serius. Misalnya seperti kehamilan ektopik, keguguran, dan permasalahan pada plasenta. Jika terjadi bercak pada saat kehamilan, tetaplah waspada dan konsultasikan dengan Dokter Ob-Gyn anda.

Beliau mungkin akan melakukan evaluasi menyeluruh seperti melakukan pemeriksaan fisik, USG dan tes darah. Untuk menguji seberapa baik kondisi rahim anda dan memastikan bahwa tidak ada komplikasi.

Intinya tidak ada salahnya memastikan dengan bertanya kepada bidan atau dokter Ob-Gyn anda tentang pendarahan yang anda alami. Tidak perlu panik dan bersiaplah untuk menjawab pertanyaan seperti warna bercak darah, lama pendarahan, seberapa banyak darah yang keluar.

Karena pendarahan di awal kehamilan tidak jarang terjadi, banyak yang bertanya-tanya apa faktornya. pendarahan bisa terjadi pada awal kehamilan karena faktor berikut :

1. Pendarahan implan. Pendarahan implan dapat terjadi pada 6-12 hari terjadinya kehamilan. Setiap wanita memiliki pendarahan implan yang berbeda-beda, mengenai sebarapa banyak darah yang keluar dan lama pendarahan.

2. Infeksi. infeksi pada rongga pelvis (saluran kencing) dapat menimbulkan pendarahan

3. Setelah bersenggama saat hamil. beberapa wanita mungkin berdarah karena dinding rahimnya sangat lembut dan sensitif. segera hentikan hubungan intim ketika hal ini terjadi. Hal ini untuk mencegah terjadinya iritasi lebih lanjut. Tetapi hubungan seksual normal tidak menyebabkan keguguran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *